(Yogyakarta, 27/03/2026) — Semangat kebersamaan menyelimuti Taman Budaya Yogyakarta (TBY) dalam rangka merayakan hari kemenangan. Keluarga Besar TBY menyelenggarakan acara syawalan pada Jumat (27/03) pada pukul 09.30 WIB. Bertempat di Ruang Seminar, agenda ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi bagi seluruh lapisan pegawai.

Acara yang digelar dalam suasana Idulfitri ini bukan sekadar seremoni rutin, melain wujud rasa syukur setelah melewati Bulan Ramadan. Ruang seminar yang biasanya tenang, pagi ini berubah menjadi ruang yang hangat. Gelak tawa dan saling tegur sapa antarpegawai ini mewarnai ruang seminar yang menjadi bukti bahwa acara syawalan tidak hanya berjalan dengan tertib, tetapi juga berhasil menghidupkan atmosfer yang berbeda. 

Refleksi Spiritual 

Dalam sambutannya, Kepala Taman Budaya Yogyakarta, Purwiati menekankan bahwa syawalan bukan sekadar seremoni, melainkan upaya spiritual untuk membersihkan diri. Selain itu, mengingatkan bahwa setelah satu bulan penuh ditempa dengan ibadah puasa dan menahan hawa nafsu, momen Idulfitri harus dirayakan dengan hati yang bersih dan tulus. 

“Syawalan ini adalah upaya untuk membersihkan diri, setelah selama satu bulan kita ditempa untuk puasa hawa nafsu dan berbagai keinginan. Di hari kemenangan ini, mari kita rayakan dengan membersihkan hati dan diri,” tutur Purwiati. 

Selain itu, Purwiati menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama setahun, baik dalam konteks kedinasan maupun pribadi.

“Apabila selama satu tahun ini saya ada khilaf, baik itu profesional pekerjaan maupun pribadi, saestu saya nyuwun pangapunten di lubuk hati saya yang paling dalam,” ungkapnya.

Beliau juga memberikan apresiasi kepada seluruh elemen atas kerja keras, seraya menekankan bahwa tanpa peran semua pihak, roda organisasi TBY tidak akan bisa berjalan dengan optimal. 

Luruhnya Khilaf dalam Hangatnya Persaudaraan

Usai sambutan, suasana haru dan bahagia menyelimuti ruang seminar saat seluruh pegawai saling mushafahah atau bersalam-salaman. Ucapan Minal Aidin wal Faizin bergema di ruangan mempertegas komitmen lembaran baru dengan hati yang bersih.

Kehangatan tersebut berlanjut hingga penghujung acara, di mana seluruh Keluarga Besar Taman Budaya Yogyakarta tampak menikmati hidangan soto yang telah disajikan. Momen makan bersama ini menjadi simbol paseduluran yang erat, sekaligus menjadi penutup rangkaian acara yang manis bagi seluruh pegawai.

Menyulam Sinergi, Merawat Budaya Yogyakarta

Lebih dari sekadar momen kebersamaan, melalui momentum syawalan ini, diharapkan semangat kekeluargaan yang diperkuat tidak hanya berhenti pada seremoni semata, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam meningkatkan sinergi dalam bekerja di lingkungan Taman Budaya Yogyakarta. Dengan hati yang kembali fitri dan jalinan silaturahmi yang kian erat, Keluarga Besar TBY siap melangkah bersama untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi kemajuan seni dan budaya di Yogyakarta.