(Yogyakarta, 10/03/2026) — Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY menyelenggarakan acara Buka Bersama pada Rabu (10/03) sore. Bertempat di Gedung Societet Militair, Taman Budaya Yogyakarta, acara ini berjalan dengan khidmat, tertib, dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Dinas Kebudayaan DIY, mulai pejabat struktural, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Sonobudoyo, Taman Budaya Yogyakarta, hingga Balai Pengelolaan Kawasan Sumbu Filosofi.

Pertemuan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus refleksi bagi seluruh keluarga besar Dinas Kebudayaan DIY di bulan Ramadan. Melalui acara ini, ditekankan pentingnya mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar pegawai dalam menjalankan tugas pelestarian budaya. 

Gema Wahyu dan Semangat Kebersamaan

Rangkaian acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an surah Al-Anfal ayat 2-5. Pembacaan sari tilawah yang mengartikan sifat-sifat orang beriman menambah kekhusyukan suasana di dalam ruangan. 

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, M.A., memberikan sambutan hangat kepada seluruh keluarga besar yang hadir. Dian menyapa para jajaran pimpinan UPT di bawah Dinas Kebudayaan dan menekankan bahwa pertemuan ini adalah bentuk rasa syukur atas berkah bulan Ramadan. 

“Alhamdulillah, kita bisa bersama-sama di Gedung Societet Militair sore hari ini, sebagai upaya menguatkan kebersamaan dan silaturahmi di antara kita semua. Semoga momentum kebersamaan di bulan Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan, tetapi juga mempererat rasa persaudaraan serta menumbuhkan semangat untuk terus menjaga, merawat, dan mengembangkan kebudayaan.” ujar Dian. 

Tausiyah dan Penutup 

Acara inti diisi dengan tausiyah yang membahas kaitan nilai takwa dengan isu-isu global, termasuk sejarah dan kondisi di Israel-Palestina. Pembahasan tersebut kemudian dihubungkan dengan kutipan Al-Qur’an Surah Al-Hujurat mengenai penciptaan manusia yang bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal. 

Acara diakhiri dengan doa bersama. Sesaat setelah  azan Magrib berkumandang, seluruh hadirin membatalkan puasa dan melaksanakan salat magrib berjamaah dengan tertib sebelum melanjutkan dengan ramah tamah. 

Melalui pelaksanaan ini, acara Buka Bersama Dinas Kebudayaan DIY bukanlah sekadar seremoni tahunan belaka. Momentum tersebut menjadi pengingat strategis bahwa institusi budaya bertumpu pada integritas pegawainya dan kuatnya rasa persaudaraan. Dengan semangat kebersamaan yang tertanam, diharapkan nilai-nilai budaya dan spiritual dapat teraktualisasi dalam kinerja nyata demi menjaga kelestarian budaya Yogyakarta di masa depan.