Musik Malam Perdana Tahun 2019

image
Musik Malam #1: Pemanggungan Cinta

Musik Malam TBY | 2019

Edisi.1 | Selasa.12 Februari.2019

Judul     | Pemanggungan Cinta

TagLine | Dalam Lagu Yang Indah Tercipta Masyarakat Yang Rukun

 

Narasi | release

 

Seperti lazim nya di ranah hiburan, momentum merayakan kasih sayang yang di bawa dari tradisi barat itu sering di manfaatkan untuk menjalin suatu interaksi seni yang bersifat apresiatif dan menghibur. Dengan tidak bermaksud melecehkan kultur kita, tema program Musik Malam TBY edisi pertama tahun 2019 ini memanfaatkan momentum tersebut dengan misi yang dikedepankan adalah membangun kasih sayang dan kerukunan bagi pecinta musik Jogja khususnya dan masyarakat pada umumnya . Ini merupakan bentuk respon dan aktulisasi kami selaku insan musik menyikapi situasi sosial politik yang berpotensi mengancam kerukunan masyarakat akhir-akhir ini. Cinta mungkin bentuk ungkapan klasik namun “everlasting”, sebagai simbol universal dalam dialektika seluruh mahluk hidup di jagad raya. Ekspresi cinta dalam musik pun menjadi proses kreatif yang tidak ada habis habis nya digali dan di apresiasi diseluruh dunia.

Tema Pemanggungan Cinta yang digagas Musik Malam Taman Budaya Yogyakarta, Selasa 12 Februari 2019 mendatang akan menampilkan band yang mengusung lagu dalam semangat musik populer dengan balutan rock, blues , ballad dan lainnya. Mereka merupakan grup-grup musik yang konsern dalam memilih jalur idealisme seni nya. 

Fix band, Archie Blues dan Jasmine Electric akan mengajak kita semua bersama sama untuk mengapresiasi cinta dan kasih sayang dengan gaya dan keunikan nya masing masing. Panggung terbuka Taman Budaya Yogyakarta akan menghidupkan drama kasih sayang tersebut tanpa harus terjebak dalam persoalan cinta personal yang melow & cengeng. Cinta juga harus membangkitkan semangat kreatifitas dalam dialetika dan kultur budaya lokal yang akan makin menumbuhkan cinta kepada lingkungan sosial dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Panggung terbuka Musik Malam Taman Budaya Yogyakarta adalah ruang ekspresi dan apresiasi pelaku musik Jogja sebagai wahana pertunjukan musik dengan standar teknis yang terukur. Setelah proses pengenalan ke kantong-kantong komunitas pada periode tahun 2018 lalu, maka di tahun 2019 ini Musik Malam akan memberi dukungan dan amunisi yang lebih, agar pelaku musik mampu mengukuhkan identitas dan jatidirinya dalam kasanah musik tanah air.

“Panggung Takambang Jadi Guru” mengutip pepatah Minangkabau, begitulah harapan kami agar kita semua mampu memanfaatkan fasilitas dan sumber daya yang ada sebagai guru yang menempa bakat dan kemampuan seni dan musikal menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi hidup kita dan masyarakat luas.