Tarasmara membuka Parade Teater Linimasa #3

 

Parade Teater Linimasa #3 kembali diselenggarakan. Acara yang bertajuk “Kepingan Memori” ini dihelat selama dua hari pada tanggal 11-12 Maret 2020 di Gedung Concert Hall TBY.

Hari pertama parade dibuka oleh penampilan teater dengan lakon “Tarasmara” karya Ikshan Bastian, dan disusul dengan penampilan “Disconnected” karya Sanggar Suto. Di hari kedua kelompok teater Puspanegara membawakan karya “Mas Guru Sugiyo” dan diakhiri dengan lakon “Pamit Ronda” oleh Forum Aktor Yogyakarta.

Selama parade digelar, acara ini cukup menarik perhatian para penonton. Setiap hari terlihat banyak penonton yang memadati ruang Concert Hall untuk melihat parade tersebut. Bahkan para penonton pun tak sedikit yang rela untuk duduk lesehan menyaksikan pertunjukan, karena kursi penonton yang selalu penuh setiap harinya.

“Tarasmara” merupakan salah satu pertunjukan teater yang dipentaskan di hari pertama “Parade Teater Linimasa #3”. “Tarasmara” merupakan akronim dari Tara dan Asmara yang diartikan sebagai kisah asmara dari Dewi Tara dengan Samaragrawira. Cerita tersebut berasal dari Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Mataram Kuno. Cerita ini menjadikan Dewi Tara yang merupakan keturunan Kerajaan Sriwijaya sebagai fokus cerita dengan lika-liku asmaranya bersama seorang lelaki Samaragrawira yang berasal dari kerajaan Mataram Kuno yang kemudian diungkapkan melalui gerak akrobat berlandaskan esensi perkawinan.